PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN SANITASI BERKELANJUTAN DI KAWASAN PESISIR

Abstrak

Sanitasi berkelanjutan merupakan sistem sanitasi yang melindungi dan meningkatkan kesehatan manusia, tidak menimbulkan degradasi lingkungan dan secara teknis maupun kelembagaan sesuai, ekonomis dan dapat diterima secara sosial. Masyarakat pesisir Sedati memiliki perilaku buruk dalam bersanitasi, yaitu buang air besar sembarang (BABS) di laut, tambak dan sungai. Perilaku BABS dipengaruhi oleh terbatasnya kepemilikan jamban pribadi, kondisi ekonomi dan sosial budaya. Penelitian ini bertujuan; (1) mengetahui persepsi masyarakat terhadap penerapan sanitasi berkelanjutan di kawasan pesisir, (2) menentukan arahan kebijakan penerapan sanitasi berkelanjutan. Metode analisa yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan Grounded Theory dan Triangulasi. Teknik pengumpulan data dengan observasi di lapangan dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan 54,55% rata-rata masyarakat pesisir mendukung adanya penerapan sanitasi berkelanjutan berupa jamban komunal MCK++ dengan design sesuai karakter masyarakat pesisir. Kebijakan yang dapat dilakukan adalah mengintegrasikan penguatan potensi masyarakat bekerjasama dengan pemerintah, swasta dan kelembagaan kampung pesisir untuk bersama-sama komitmen menerapkan sanitasi berkelanjutan.

Kata kunci: Grounded theory, Kampung Pesisir, Perilaku, Persepsi Masyarakat, Sanitasi Berkelanjutan

Leave a Reply

Close Menu